Bos Juventus Bukan Banggakan, Tapi Mempermalukan Cristiano Ronaldo

0
27
Bos Juventus Bukan Banggakan, Tapi Mempermalukan Cristiano Ronaldo
Bos Juventus Bukan Banggakan, Tapi Mempermalukan Cristiano Ronaldo

Berita Bola Terbaru – Bos Juventus Bukan Banggakan, Tapi Mempermalukan Cristiano Ronaldo – Bos Juventus Massimiliano Allegri secara tak langsung sudah permalukan Cristiano Ronaldo, setelah membanta bahwa target utama Bianconeri saat ini adalah raih kejayaan di Eropa.

Cristiano Ronaldo sebelum ini mengatakan, kedatangannya ke Turin untuk membantu raksasa juara Liga Italia itu raih trofi kuping besar, Liga Champions. Namun Massimiliano Allegri katakan, kedatangan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid tak berdampak pada target-target Juventus di musim 2018/19 mendatang.

Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, gabung Juventus dengan kesepakatan senilai 1,9 triliun rupiah, di mana ia dikontrak juara Serie A itu hingga 2022 mendatang setelah akhiri sembilan tahun karirnya di ibukota Spanyol.

Kedatangan Ronaldo sebagian besar dilihat publik sebagai upaya Bianconeri untuk menangkan Liga Champions. Pemain 33 tahun itu telah membantu Real Madrid raih empat gelar di kompetisi teratas Eropa itu dalam lima tahun terakhir.

Raksasa Italia tersebut terakhir kali merajai Eropa pada tahun 1996, dan sudah kalah dalam dua final terkininya. Pada partai final terakhir, Ronaldo mencetak dua gol saat Madrid menang 4-1 Madrid di Cardiff tahun 2017 lalu.

Namun, Massimiliano Allegri membantah bahwa fokus utama Juventus akan berada di Eropa. “Target kami selalu sama. Kami ingin memenangkan semua kompetisi,” kata Allegri kepada wartawan.

Baca Juga : Dipermalukan Liverpool, Jose Mourinho Menyalahkan Wasit

“Ronaldo ada di sini untuk membantu kami berkontribusi terhadap target-target kami, entah di Liga Champions atau Serie A,” tambahnya.

Juventus pertahankan awal tak terkalahkan pada masa pramusim dengan kalahkan Benfica di ICC 2018, Sabtu (28/7). Juve menang 4-2 pada adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 di New Jersey.

Wojciech Szczesny berbagi tugas dengan kiper baru, Mattia Perin. Namun, Allegri menyangkal dia akan berusaha menandatangani satu kiper lain setelah kiper veteran Gianluigi Buffon pergi ke PSG.

“Sama sekali tidak. Kami punya tiga kiper hebat, dan mereka akan menjadi kiper Juventus masa depan,” kata Allegri.

“Buffon telah membuat sejarah dengan Juventus selama 20 tahun. Dia telah menjadi kiper terbaik, tidak hanya untuk Juventus tetapi juga dunia, selama waktu itu. Dia membuat keputusan untuk pergi ke Paris dan kami mendoakan yang terbaik untuknya,” tandasnya.